STD

Proses Kerja

Tujuh Tahap yang Terukur & Terdokumentasi

Bisnis teknologi bukan hanya menulis kode — melainkan komunikasi rapi, scope terkunci, keputusan terdokumentasi, dan kualitas hasil yang konsisten sesuai kontrak.

Metodologi

Metodologi Proyek Terstruktur

Setiap proyek mengikuti tujuh tahap yang jelas agar komunikasi rapi, scope terkendali, dan hasil konsisten. Setiap fase memiliki deliverables terukur yang menjadi dasar UAT dan BAST.

  • Transparansi scope, biaya, dan batasan sejak awal sebelum pengembangan dimulai
  • Setiap keputusan teknis dapat dijelaskan dalam bahasa bisnis kepada klien
  • Setiap fitur memiliki kriteria selesai yang terukur dan bukti pengujian (UAT)
  • Dokumentasi adalah bagian dari deliverable, bukan opsional atau tambahan
  • Perubahan di luar scope dikelola melalui Change Request yang disetujui secara tertulis
Manajemen proyek teknologi
Setiap tahap terdokumentasi dengan jelas

Tahapan Detail

Dari Eksplorasi hingga Pemeliharaan

Setiap fase memiliki aktivitas, deliverables, dan estimasi durasi agar Anda tahu apa yang terjadi di setiap langkah proyek.

Ilustrasi tahap proyek Discovery
1

Discovery

3–7 hari kerja

Menggali masalah bisnis secara menyeluruh sebelum menyusun solusi.

Tahap discovery dimulai setelah calon klien menghubungi kami. Kami melakukan diskusi mendalam untuk memahami masalah operasional, target bisnis, dan tingkat urgensi. Output utama adalah BRD (Business Requirements Document), peta pain point, dan daftar prioritas kebutuhan yang menjadi dasar fase berikutnya.

Aktivitas Utama

  • Wawancara kebutuhan dengan stakeholder kunci
  • Identifikasi pain points: data tersebar, proses manual, sistem tidak terintegrasi
  • Pemetaan proses bisnis yang ada (as-is workflow)
  • Diskusi target hasil (to-be) dan indikator keberhasilan
  • Audit sistem existing (jika ada)

Deliverables

  • Business Requirements Document (BRD)
  • Peta pain point dan daftar prioritas
  • Rekomendasi pendekatan teknologi awal
  • Jadwal diskusi lanjutan untuk penyusunan scope
Ilustrasi tahap proyek Scope & SOW
2

Scope & SOW

3–7 hari kerja

Mengunci ruang lingkup, milestone, dan kontrak sebelum pengembangan.

Berdasarkan hasil discovery, tim menyusun Statement of Work (SOW) yang mendefinisikan fitur, batasan, acceptance criteria, timeline, dan termin pembayaran. SOW menjadi kontrak kerja yang melindungi kedua pihak dan mencegah scope creep selama proyek berjalan.

Aktivitas Utama

  • Penyusunan SOW: fitur, batasan, dan acceptance criteria
  • Estimasi timeline dan milestone proyek
  • Penyusunan quotation dan termin pembayaran
  • Review dan tanda tangan kontrak kerja sama
  • Kickoff meeting setelah kontrak disepakati

Deliverables

  • Statement of Work (SOW) final
  • Quotation dan kontrak kerja sama
  • Timeline proyek dengan milestone dan checkpoint
  • Daftar acceptance criteria per deliverable
Ilustrasi tahap proyek UI/UX & Arsitektur
3

UI/UX & Arsitektur

1–2 minggu

Merancang tampilan, struktur data, dan arsitektur sistem.

Setelah SOW disepakati, tim merancang wireframe UI/UX, Entity Relationship Diagram (ERD), dan arsitektur sistem secara detail. Klien menyetujui desain sebelum pengembangan dimulai — mengurangi revisi besar di tengah proyek dan memastikan sistem dibangun di atas fondasi yang tepat.

Aktivitas Utama

  • Wireframe dan desain UI/UX halaman utama
  • Perancangan database dan ERD
  • Arsitektur sistem, modul, dan API planning
  • Review dan persetujuan desain oleh klien
  • Setup repository dan environment development

Deliverables

  • Wireframe / mockup tampilan yang disetujui klien
  • Entity Relationship Diagram (ERD)
  • Arsitektur sistem dan skema integrasi
  • Panduan teknis untuk fase build
Ilustrasi tahap proyek Build & Integrasi
4

Build & Integrasi

2–12 minggu (sesuai scope)

Membangun fitur per milestone dengan review berkala.

Tim teknis membangun sistem berdasarkan desain yang telah disetujui. Pekerjaan dibagi per milestone dengan demo berkala ke klien. Setiap perubahan di luar scope awal memerlukan Change Request tertulis agar anggaran dan timeline tetap terkendali.

Aktivitas Utama

  • Pembangunan modul fitur sesuai prioritas SOW
  • Integrasi API antar sistem (jika diperlukan)
  • Implementasi otomasi dan logika bisnis
  • Demo dan review per milestone
  • Code review internal dan testing unit

Deliverables

  • Build per milestone sesuai SOW
  • Versi staging / demo untuk review klien
  • Log progres dan catatan perubahan (changelog)
  • Laporan checkpoint untuk fitur kompleks
Ilustrasi tahap proyek UAT & Revisi
5

UAT & Revisi

1–2 minggu

Klien menguji sistem berdasarkan acceptance criteria yang disepakati.

Klien melakukan User Acceptance Testing (UAT) berdasarkan acceptance criteria yang tertulis di SOW. Revisi hanya berlaku untuk perbedaan antara hasil dan acceptance criteria — bukan penambahan fitur baru. Setiap item revisi dicatat dan diverifikasi ulang sebelum sign-off.

Aktivitas Utama

  • Sesi UAT bersama pengguna dan stakeholder klien
  • Pencatatan daftar revisi berdasarkan acceptance criteria
  • Perbaikan bug dan penyesuaian sesuai daftar revisi
  • Verifikasi ulang setiap item revisi yang sudah diperbaiki
  • Sign-off UAT sebagai syarat ke fase Go-Live

Deliverables

  • Laporan hasil UAT dan daftar revisi terkontrol
  • Bukti penyelesaian setiap item revisi
  • Berita acara sign-off UAT
  • Panduan penggunaan awal (user guide draft)
Ilustrasi tahap proyek Go-Live & BAST
6

Go-Live & BAST

3–7 hari kerja

Deploy ke produksi dan serah terima resmi dengan dokumentasi lengkap.

Sistem yang telah sign-off UAT dipasang ke lingkungan produksi. Tim mendampingi migrasi data, konfigurasi akun pengguna, dan pelatihan singkat. Serah terima resmi dilakukan melalui Berita Acara Serah Terima (BAST) beserta seluruh dokumentasi dan akses admin.

Aktivitas Utama

  • Deployment ke server produksi / cloud klien
  • Konfigurasi domain, SSL, dan keamanan dasar
  • Migrasi atau impor data awal (jika diperlukan)
  • Setup akun pengguna dan hak akses (role)
  • Pelatihan penggunaan untuk tim operasional klien

Deliverables

  • Sistem live di lingkungan produksi
  • Berita Acara Serah Terima (BAST)
  • Dokumentasi teknis dan panduan user
  • Akses admin, repository, dan kredensial
Ilustrasi tahap proyek Maintenance & Support
7

Maintenance & Support

Berkelanjutan (sesuai paket)

Dukungan pasca go-live, pembaruan, dan pengembangan lanjutan.

Setelah BAST, kami tetap tersedia sebagai partner teknis jangka panjang — perbaikan bug, pembaruan keamanan, monitoring, dan pengembangan modul baru sesuai pertumbuhan bisnis klien. Level dukungan mengikuti paket kontrak (Starter, Growth, atau Enterprise).

Aktivitas Utama

  • Monitoring uptime dan laporan bug
  • Pembaruan keamanan dan patch rutin
  • Penanganan support ticket sesuai SLA
  • Penambahan fitur via Change Request
  • Review berkala dan rekomendasi peningkatan

Deliverables

  • Laporan maintenance periodik
  • Changelog pembaruan fitur
  • Dukungan teknis sesuai SLA paket kontrak
  • Proposal pengembangan modul lanjutan

Standar Mutu

Komitmen Kualitas Kami

Setiap proyek mengikuti standar yang memastikan sistem siap dipakai dan mudah dikembangkan.

  • Setiap proyek memiliki dokumen kebutuhan, daftar fitur, dan timeline yang jelas
  • Setiap sistem melalui pengujian sebelum diserahkan kepada klien
  • Setiap implementasi disertai dokumentasi pengguna dan dokumentasi teknis
  • Pekerjaan kompleks memiliki checkpoint persetujuan agar arah proyek terkontrol
  • Pengembangan baru mempertimbangkan keamanan, skalabilitas, dan kemudahan pemeliharaan

Alur Penjualan Profesional

Sebelum masuk tahap eksplorasi kebutuhan, proses dimulai dari lead generation, konsultasi awal, analisis kebutuhan, penawaran, negosiasi ruang lingkup, penandatanganan kerja sama, eksekusi proyek, serah terima, hingga follow-up maintenance.

Mulai diskusi proyek Anda

Siap Mendigitalisasi Proses Bisnis Anda?

Diskusikan kebutuhan Anda dengan tim kami. Konsultasi awal membantu memetakan masalah operasional ke solusi digital yang realistis dan terukur.

Proses Kerja | STD Indonesia